tipsbisniskudesign.my.id –
Yogyakarta – Banyak yang tersebut belum mengenalnya pada pangsa lokal. Namun untuk pangsa luar negeri, mitra Lembaga Modal Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank ini boleh diadu.
CV Siji Lifestyle, yang bergerak pada bidang home decor awalnya semata-mata berawal dari kontrakan dan juga gudang bambu. Di 2007, Achmad Kurnia, pria lulusan salah satu universitas di tempat Yogyakarta memulainya.
Foto: (CNBC Indonesia/Sefti Oktarianisa)Achmad Kurnia Director Siji, Kerajinan RI mendunia. (CNBC Indonesia/Sefti Oktarianisa) |
Sebenarnya pasca lulus kuliah, Achmad masuk ke salah satu perusahaan kerajinan ternama. Lalu, ia bergabung dengan salah satu perusahaan furnitur besar.
Namun tak bertahan lama, ia kemudian memutuskan sekolah ke luar negeri kemudian mengambil bidang usaha internasional, dari jalur beasiswa. Inilah yang digunakan menjadi awal berdirinya Siji Lifestyle.
“Bagaimana menghasilkan satu item serta satu negara dapat dipasarkan dalam internasional,” katanya pada waktu ditemui di dalam pabriknya, di tempat Desa Trirenggo, Pandowoharjo, Kota Bantul, DI Yogyakarta.
Berbeda dari bidang usaha lokal kebanyakan yang digunakan bermula dari lokal, sejak awal Siji memang benar membidik lingkungan ekonomi ekspor. Alasannya sederhana, akibat minat lokal tak terlihat.
“Market kami yang digunakan terbesar adalah 95% untuk ekspor di area mana 40% untuk Eropa, 45% Amerika,” jelasnya.
“Sisanya Jepang, Amerika Selatan kemudian juga di dalam Pasifik,” tambahnya lagi.
“Potensi di negeri terbatas akibat daya beli rendah kemudian desain yang tersebut mereka (Indonesia) sukai berbeda,” kata Achmad.
Dengan memanfaatkan para pekerja lokal kemudian bantuan warga binaan, saat ini Sizi Lifestyle menjadi buruan pembeli global. Bahkan omzetnya sekarang ini mencapai Mata Uang Rupiah 10 miliar.
“Naik Sekitar 25% dari target kami,” kata Achmad lagi.
Foto: (CNBC Indonesia/Sefti Oktarianisa)Achmad Kurnia Director Siji, Kerajinan RI mendunia. (CNBC Indonesia/Sefti Oktarianisa) |
Foto: Achmad Kurnia Director Siji, Kerajinan RI mendunia. (CNBC Indonesia/Sefti Oktarianisa)Achmad Kurnia Director Siji, Kerajinan RI mendunia. (CNBC Indonesia/Sefti Oktarianisa) |
Foto: (CNBC Indonesia/Sefti Oktarianisa)Achmad Kurnia Director Siji, Kerajinan RI mendunia. (CNBC Indonesia/Sefti Oktarianisa) |
Ia menyatakan ada satu keunggulan Siji Lifetsyle dalam mata bursa global. Yakni unsur yang tersebut kebanyakan berasal dari serat alam seperti gedebong pisang, enceng gondok, pelepah jagung, rotan dan juga dermis kayu.
“Kemudian kami kombinasikan dengan desain,” paparnya.
“Karena fokus market kami untuk kelas menengah ke melawan serta ekspor, gaya mereka adalah modern minimalis,” terangnya menjelaskan fokus Siji Lifestyle.
Ia pun menjelaskan bagaimana spesifikasi produk, pada mana yang dibuat Siji Lifestyle merupakan barang koleksi, menjadi kekuatan lain. Perusahaan yang dimaksud bergerak memperkenalkan diri melalui pertemuan khusus kemudian pameran juga makin memperlebar pasar,
“Dari situ mulai konsep design itu berprogres sehingga mereka mau custom atau order apa adanya seperti yang kita offer-kan,” rinci Achmad.
Foto: (CNBC Indonesia/Sefti Oktarianisa)Achmad Kurnia Director Siji, Kerajinan RI mendunia. (CNBC Indonesia/Sefti Oktarianisa) |
Seperti halnya perusahaan lain, beberapa tantangan serta hambatan juga dihadapi Siji Lifestyle. Saat pandemi misalnya, karantina memproduksi banyak konsumen di tempat luar negeri mempercantik rumah lalu menghasilkan Siji Lifestyle kelebihan pesanan.
Namun kelangkaan kontainer mengakibatkan hambatan cash flow. Di mana barang-barang yang dimaksud diproduksi tak dapat dikirimkan.
Belum lagi nilai pun melambung tinggi. Kala itulah LPEI datang dan juga membantu Sini Lifestyle dengan pembiayaan Rupiah 1,6 miliar melalui Coaching Inisiatif for New Exporter (CPNE) yang berlangsung selama satu tahun.
“Mudah mudahan ke depan kita juga komunikasi terus, bidang usaha lancar dan juga meningkat, sehingga LPEI mampu menggalang lebih lanjut besar lagi. Selain itu, kita juga support dengan pameran dan juga lain-lain,” kata Kepala Kantor Wilayah LPEI Surakarta Irwan Prasetiyawan.
Artikel Selanjutnya Belajar dari Pria Simbol Rupiah 150 T, Jadi Kaya lantaran Lakukan Ini adalah

Foto: (CNBC Indonesia/Sefti Oktarianisa)
Foto: (CNBC Indonesia/Sefti Oktarianisa)
Foto: Achmad Kurnia Director Siji, Kerajinan RI mendunia. (CNBC Indonesia/Sefti Oktarianisa)
Foto: (CNBC Indonesia/Sefti Oktarianisa)
Foto: (CNBC Indonesia/Sefti Oktarianisa)